Oleh: Wira Mandiri Bachrun)*
Menerjemahkan artikel dari bahasa asing ke bahasa Indonesia sesungguhnya adalah pekerjaan yang menyenangkan. Apalagi bila tulisan yang kita terjemahkan tersebut bermanfaat bagi diri kita dan orang lain. Berikut ini ada sedikit tips bagi teman-teman yang ingin mencoba menerjemahkan tulisan dari bahasa asing ke Bahasa Indonesia: Continued…
Posted in Penerbitan.
Tagged with Penerbitan, tips menerjemahkan.
By Wira
– May 23, 2009
Beberapa hari yang lalu, di sela-sela rehat belajar, saya sempat membaca asal usul kota Pontianak di sebuah forum mahasiswa Kalimantan Barat. Ternyata saya baru tahu bahwa Kesultanan Pontianak (sekarang kota Pontianak) adalah sebuah kesultanan yang dibangun oleh keluarga Arab dari Hadramaut, yaitu keluarga Al Kadri.
Salah seorang raja dari kesultanan ini yaitu Sultan Hamid Al Kadri II adalah desainer lambang republik ini, Garuda Pancasila. Fakta yang cukup mencengangkan bagi sebagian orang bahwa ternyata lambang negara ini ternyata didesain seorang Arab, atau setidaknya seorang pejuang pergerakan keturunan Arab yang sepertinya jarang diangkat di dalam pelajaran sejarah. Continued…
Posted in Bangka.
Tagged with Bangka, pangkalpinang.
By Wira
– May 21, 2009
Oleh: Wira Mandiri Bachrun
Sadarkah Anda bahwa terkadang kita tidak menjaga status ‘Islam’ yang melekat pada diri kita? Bagi saya, mengesankan sekali ucapan Dave Chapell, seorang artis Hollywood yang baru masuk Islam beberapa tahun yang lalu, ketika beliau diwawancarai oleh Majalah Times,
“I don’t normally talk about my religion publicly because I don’t want people to associate me and my flaws with this beautiful thing. And I believe it is beautiful if you learn it the right way.”
Continued…
Posted in Islam.
Tagged with dave chapell, Islam.
By Wira
– May 21, 2009
Oleh: Wira Mandiri Bachrun
Hari ini di halaman opini harian KOMPAS (19/05) ada tulisan Kak Seto, salah seorang tokoh pendidikan anak yang hampir dikenal semua orang karena aktivitas beliau sebagai ketua Komnas Perlindungan Anak. Tulisan yang berjudul “Mari Belajar Berbohong” itu cukup menarik perhatian saya. Di dalam tulisan tersebut Kak Seto menyebutkan bahwa sekarang anak-anak sudah diajari berbohong melalui penyelenggaraan Pemilu dan juga melalui serangkaian kecurangan dalam UN. Continued…
Posted in Pendidikan.
By Wira
– May 21, 2009
Komentar Terakhir