Bolehkan saya menanyakan hal di atas? Karena menurut Wikipedia, Indonesia adalah the most populous Muslim country in the world dengan sekitar 207,000,105 penduduk beragama Islam. Tapi sayangnya tidak ada ulama berkelas dunia yang lahir di sini, paling tidak dalam satu-dua abad belakangan ini.
Coba saja antum baca biografi para ulama dunia. Sebagian mereka berasal dari semenanjung Balkan -secuil wilayah Islam yang tersisa di benua Eropa- seperti Asy Syaikh Al Albani, Asy Syaikh Abdul Qadir dan Asy Syaikh Syu’aib Al Arnauth.
Sebagian mereka berasal dari Pakistan, seperti Asy Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir yang wafat karena dibom dan kemudian jenazah beliau dishalatkan di Saudi dengan imam Asy Syaikh Ibn Baaz. Begitu juga adik beliau Asy Syaikh Fadhl Ilahi yang terjemahan karya beliau banyak kita baca di negeri ini.
Kemudian pernahkah antum mendengar nama Syaikh Muhammad Aman Al Jami? Darimana beliau berasal? Beliau berasal dari Ethiopia, sebuah negeri kecil di Afrika di mana kaum musliminnya minoritas. Hanya 31% dari jumlah penduduk.
Bagaimana dengan India? Dari tanah Hindustan ini kita akan dapatkan banyak nama ulama besar. Di antaranya adalah Shiddiq Hasan Khan, tidak ada yang menyangsikan keilmuan beliau. Beliau memiliki banyak karya tulis. Lima puluh empat berbahasa Arab, 42 berbahasa Persia, dan 107 dengan bahasa Urdu.
Selain beliau ada Asy-Syaikh Shafiurrahman Al-Mubarakfuri, di mana kita semua tahu bahwa beliaulah penulis Sirah Nabawiyah yang masyhur berjudul “Ar-Rahiqul Makhtum” dan “Raudhatul Anwar” yang mungkin kitab ini atau terjemahannya ada di hampir semua rumah-rumah sunni salafy dengan berbagai penerbitnya.
Kapan ada ulama yang nisbahnya Al Andunisy? Bagaimana kalau kita siapkan putra kita untuk jadi generasi pertama?
Mari kita siapkan calon ulama melalui Pendidikan SITD ABA. Sekolah Islam Tingkat Dasar Abdurrahman bin Auf.
Mas, kt mas Miftah nih, Syaikh Abdullah Al-Mar’i itu ulama Indonesia, lhir di Indonesia. Setelah bbrapa thn baru dibwa ke Yaman…..
Terus,,pas Ust Mukhtar ngajar Mandhumah di Veteran pernah nyebutkan bahwa ada ulama di Mekkah yg merwytkan hadits yg bersmbng melalui ahlul hadits yg berasal dr Padang.
Wallahu a’lam….
Jadi, siapa bilang Indonesia nggak punya ulama? kapan muncul lagi, ya itu….
@ Hanif: Mungkin mas Miftah keliru, soalnya setahu ana Asy Syaikh Abdullah Mar’i itu kelahiran Al Manshurah – Aden, pada hari Selasa tanggal 27 Syawwal 1389 H.
@ SITD ABA: Amin.
Bismillah..mari kita berdo’a dan bersemangat menuntut ilmu supaya negeri kita bisa lahir para ‘ulama khibar yang dibanggakan
Sebenarnya ada banyak ulama’ dunia yg berasal dari tanah nusantara. Tapi, mungkin kurang perhatian dari pemerintah sehingga kita tidak mengetahuinya. Beberapa ulama’ yang berasal dari Indonesia diantaranya Syeikh Jampes dari Kediri kemudian Syeikh Nawawi Al-Bantani dari Pandeglang dll. Kitab2 karya mereka banyak dijadikan rujukan para ulama’ di dunia.
Bismillah, do’a dan harapan yang mulia ya akhi..semoga dimudahkan Alloh S.W.T, agar ditegakkannya kembali da’wah ilalloh da’wah tauhid yang benar benar sangat urgent yg harus ditegakkan di bumi indonesia ini. Beratus juta yg akhi sebutkan dari penduduk indonesia itu banyak yg masih belum mengetahui hakikat ilmu tauhid itu sendiri, mengucapkan laailahailalloh ribuan kali tapi tak tau apa konsekuensi dan maknanya. waiyadzubillah.., inilah tanggungjawab bagi yg telah memiliki ilmu dan yg mengilmui tentang kaidah pokok agama ini utk segera mendakwahkannya. InsyaAlloh dari indonesia ini suatu saat nanti akan lahir sosok ulama yang lurus dalam mengikuti Rosululloh s.a.w (sesuai at-taubah:100), dan dengan izin Alloh akan musnahlah ajaran-ajaran bid’ah, kurofat, dan kesesatan-kesesatan lainnya yg membuat masyarakat kita menjadi jahilun muroqab.) wallohulmusta’an..
bismillah assalamu’alaikum, mungkin maksudnya mas hanif terkait syaikh abdullah adalah bukan tempat lahirnya, akan tetapi memiliki keturunan keluarga dari tegal jawa tengah. ibunya beliau adalah orang indonesia yang menikah dengan orang yaman. nah ada juga kok mas wira ulama dari indonesia yakni sekarang menjadi dosen di universitas islam madinah yakni DR. Anis bin Ahmad bin Thohir Al Andunisi yang punya kitab Dhawaabith Muhimmah li Husni Fahmis Sunnah. dan kawan ana yang jadi guide di Makkah atau Madinah juga sering bilang kalo pengajar-pengajar tahfidzh dan qiro’ah di pelataran masjid madinah ataupun mekkah adalah sebagian besar keturunan Indonesia atau orang Indonesia yang sudah lama mukim di saudi.
wallahu ‘alam bii shawwab
iya dari indonesia banyak ,
siapa yang berusaha pasti ia akan dapatkan….